Jumat , 7 Agustus 2020
Beranda / Berita / Pangdam Hasanuddin Instruksikan Segera Dirikan Posko Kesehatan dan Tenda Pengungsi Pasca Longsor di Palopo

Pangdam Hasanuddin Instruksikan Segera Dirikan Posko Kesehatan dan Tenda Pengungsi Pasca Longsor di Palopo

Longsor yang melanda desa Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, menyisakan duka yang mendalam bagi warga masyarakat didesa tersebut, karena beberapa rumah tertimbun dan mengakibatkan Jalan Trans Sulawesi poros Palopo-Tana Toraja terputus. Jumat (26/7/2020).

Mendapat informasi terjadinya bencana, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E segera menginstruksikan satuan jajaran untuk segera mendirikan Posko Kesehatan dan Tenda Pengungsi.

“Segera dirikan tenda pengungsi dan serta Posko Kesehatan dan laporkan hasilnya, terimakasih” demikian pesan Pangdam melalui pesan singkatnya

Tidak menunggu waktu lama tenda pun didirikan oleh Tebbek Palopo dengan kapasitas 50 velbed sebagai penampungan pengungsi

Diketahui bahwa terjadinya hujan deras selama satu hari di wilayah Battang Barat sehingga pada pukul 16.00 Wita tiba-tiba terdengar suara reruntuhan tanah dan para warga yang berada di sekitar lokas lari menyelamatkan diri.

Akibat kejadian tersebut 9 rumah warga ambruk terseret longsor dan jalan Trans Sulawesi poros Palopo-Tana Toraja terputus sehingga tidak bisa lagi dilewati kendaraan

Dengan sigap Danramil 1403-06, Kapten Inf Alex Makale langsung menuju ke lokasi kemudian berkordinasi dengan BPBD Palopo untuk melakukan evakuasi

Sampai saat ini tidak ada korban jiwa namun terdapat 30 kendaraan terjebak diantara longsor dan sedang diupayakan mendatangkan alat berat untuk membuka jalur jalan yang tertimbun

Tentang Penerangan Kodam

Baca Juga

Bentuk Rasa Empati, Ketua Dharma Pertiwi dan Persit Kartika Chandra Kirana Salurkan Bantuan Ke Korban Bencana di Lutra

Ketua Dharma Pertiwi Daerah G Ny. Arinta Andi Sumangerukka dan jajaran Persit Kartika Chandra Kirana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.