Sabtu , 7 Desember 2019
Beranda / Berita / HINDARI KONFLIK SOSIAL DI PERKOTAAN, KODIM 1408/BS MAKASSAR GELAR FGD WAWASAN KEBANGSAAN DAN RADIKALISME

HINDARI KONFLIK SOSIAL DI PERKOTAAN, KODIM 1408/BS MAKASSAR GELAR FGD WAWASAN KEBANGSAAN DAN RADIKALISME

Guna menjaga keamanan tetap kondusif, dan mencegah timbulnya konflik sosial di tengah-tengah masyarakat perkotaan, Kodim 1408/BS menngelar Focus Group Discussion (FGD) dengan materi Wawasan Kebangsaan dan Radikalisme, bertempat di Aula Jendral Sudirman Makodim, Jl. Lanto Dg. Pasewang, Makassar, Sabtu, (30/11).

Kegiatan ini merupakan rangkaian program Pembinaan Teritorial Terpadu yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan mengambil tema "Menjaga situasi keamanan yang kondusif dalam rangka mencegah konflik di kota Makassar".

Salah satu narasumber salam FGD tersebut adalah Kasdim 1408/BS Letkol Inf Joni, dalam paparannya menjelaskan peran Komando Teritorial (Kodim) dalam mengatasi konflik agar tidak cepat terpengaruh dan cara menganalisa tentang pemicu kejadian di kota besar seperti Makassar.

Kasdim mengatakan "cara yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan pendekatan melalui budaya dan mengenal adat istiadat, pendekatan sosial ekonomi, dan pemanfaatan kembali Siskamling, pendekatan tokoh pemuda, adat dan seluruh elemen masyarakat sehingga kita bisa bersama sama dalam menjaga kondusifitas wilayah".

Narasumber lainnya yakni Kasatbinmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan menjelaskan strategi Polri dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas mengacu pada undang-undang kepolisian terkait dengan perlindungan dan penegakan hukum.

"Semua tidak bisa berjalan lancar tanpa adanya dukungan dari segenap potensi masyarakat karena semuanya ikut andil dalam melakukan deteksi dini sehingga perlu adanya koordinasi memanfaatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah setempat bersinergi agar potensi konflik bisa diredam dan tidak menjadi konflik sosial", terang AKBP Adzan.

Sebagai narasumner terakhir Asisten I Pemkot Makassar Bapak Sabri mengulas peran 3 pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah) dalam menjaga situasi kota Makassar dan mengajak pemuda-pemudi untuk peduli situasi wilayah

"mari kita menjaga budaya adat ketimuran kesopanan sebagai anak Bugis Makassar dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak menguntungkan dan merugikan orang", tandasnya.

Forum diskusi yang diiikuti lebih dari 300 orang ini baik dari kalangan mahasiswa, organisasi pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas bahkan Camat, Danramil dan Kapolsek di wilayah kota Makassar

Antusias peserta diskusi sangat intens, dengan berbagai pertanyaan dan saran. Mereka ingin melihat kondisi wilayah kota Makassar aman dan damai, yang semua orang menikmati dan menjalankan aktifitasnya dengan baik

Turut hadir Aster Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Arm Hari Wibowo dan Dandim 1408/BS Kolonel Inf Andriyanto.

Tentang Penerangan Kodam

Penerangan Kodam

Baca Juga

STAF AHLI PANGDAM HASANUDDIN BIDANG OMSP HADIRI ACARA PENYERAHAN SERTIFIKAT TANAH WARGA

Staf Ahli Pangdam XIV/Hasanuddin Bidang Operasi Militer Selain Perang Kolonel Inf Muh. Ali, S.H menghadiri …

.