Minggu , 18 November 2018
Beranda / Kegiatan / PANGDAM BANGGA KEPADA PRAJURIT RAIDER 700 ATAS TUGASNYA DI SULTENG

PANGDAM BANGGA KEPADA PRAJURIT RAIDER 700 ATAS TUGASNYA DI SULTENG

"Selaku pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin dan sekaligus atas nama Komando, saya sampaikan ucapan terima kasih serta rasa bangga kepada saudara, atas pelaksanaan tugasnya di wilayah Sulteng". Hal ini, disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si, saat memberikan pengarahan kepada 300 personel Yonif Raider 700/WYC, bertempat Aula M. Frans Karangan Mayonif Raider Jl. Perintis Kemerdekaan Makassar, Senin (5/11).

Dihadapan 300 personel Yonif Raider yang baru selesai melaksanakan tugas kemanusiaan pasca gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala Sulteng 28 September lalu, menyebutkan bahwa pelaksanaan tugas prajurit di wilayah gempa dan tsunami, tidaklah mudah karena yang dihadapi bukan musuh, melainkan membantu pencarian korban yang sebagian besar berada di bawa reruntuhan dan puing-puing bangunan.

Atas keberhasilan dalam pelaksanaan tugasnya itu, Pangdam Mayjen TNI Surawahadi memberikan ijin berlibur kepada prajuritnya yang terlibat dalam Satgas Sulteng, sebagai bentuk perhatian pimpinan dan sekaligus kesejahteraan kepada prajurit, "Saya berikan ijin libur selama lima hari, kepada prajurit yang terlibat dalam Satgas. Anggap ini sebagai pengganti hari libur saudara selama melaksanakan tugas di Sulteng," ucap Pangdam.

Selain itu, dalam arahannya yang juga dihadiri oleh para Asisten Kasdam, Pangdam mengingatkan kepada prajurit Yonif Raider 700/WYC untuk selalu memanfaatkan waktu dengan baik, serta tetap jauhi penyalahgunaan Narkoba, karena dampak Narkoba bukan hanya pada fsikis pemakai, namun juga berdampak terhadap perubahan sosial. "Jadilah prajurit sejati dan selalu menjauhi Narkoba," tegasnya.

Tentang Penerangan Kodam

Penerangan Kodam

Baca Juga

LIMA PEJABAT TERAS KODAM HASANUDDIN KEMBALI BERGESER

‚ÄúPergantian pimpinan suatu organisasi, merupakan kebutuhan bahkan menjadi tuntutan, guna mewujudkan organisasi yang berbasis pengetahuan …

.