Senin , 22 Oktober 2018
Beranda / Berita / KODAM HASANUDDIN BEKALI WAWASAN KEBANGSAAN PESERTA PELATIHAN JURNALISTIK PWRI

KODAM HASANUDDIN BEKALI WAWASAN KEBANGSAAN PESERTA PELATIHAN JURNALISTIK PWRI

"Literasi menuju Indonesia berperadaban". Kalimat ini, menjadi tema pada acara pelatihan jurnalistik dasar PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia), yang diselenggarakan di Baruga Syekh Yusuf Makodam XIV/Hasanuddin Jl. Urip Sumohardjo Makassar. Sabtu (6/10), diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai media se kota Makassar.

Pelatihan yang digelar seharian tersebut, tidak hanya diisi dengan materi tentang pengenalan media, reportase, menulis berita dan fotografi. Namun kegiatan ini, juga diisi materi tentang wawasan kebangsaan oleh Staf Ahli Pangdam XIV/Hasanuddin bidang Ideologi Kolonel Inf Yustinus Nono.

Dalam materinya, Kolonel Inf Yustinus mengangkat judul "Pentingnya wawasan kebangsaan dalam memerangi radikalisme, ISIS dan berita hoax dalam menjaga keutuhan NKRI". Dimana awal pemaparannya, menjelaskan bahwa paham radikalisme saat ini, telah menyebar melalui rumah ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, Kampus dan Sekolah, yang seharusnya menjadi pencerahan dan pendidikan karakter bangsa. Namun lemahnya semangat, paham dan rasa kebangsaan serta pemahaman agama secara sempit, sehingga paham radikalisme dan hoax mudah masuk dan menyebar di tengah kehidupan masyarakat.

Selain itu, penyebaran radikal juga melalui media massa (Radio, Internet, Buku, Majalah, Pamflet) dan melalui komunikasi langsung (Dakwah, diskusi dan pertemanan). Sehingga dalam hal ini keterlibatan rekan-rekan media/awak Pers yang paling memahami masalah kejurnalistikan, dapat memperkaya strategi dan metode yang tepat untuk melakukan penetrasi pencegahan paham radikalisme dan berita hoax di masyarakat.

Melalui pemantapan kembali wawasan kebangsaan ini, dapat mempersatukan segala macam perbedaan yang ada diantara kita, lebih penting lagi, juga akan memperkuat semangat, paham dan rasa kebangsaan, sehingga menjadi benteng yang kokoh dalam menangkal masuknya paham radikalisme, ISIS dan Berita Hoak.

Diakhir ceramahnya itu, Kolonel Yustinus berharap sinergitas antara Kodam XIV/Hasanuddin dan media massa yang ada di wilayah jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dapat terjalin dan terjaga dengan baik, sehingga dalam memberikan dan menerima informasi yang benar, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dibuat untuk melemahkan upaya-upaya mencegah paham radikalisme, ISIS dan berita Hoak.

"Media massa menjadi wadah untuk menenangkan hati dan pikiran publik, agar bersama-sama mewujudkan Indonesia yang damai dan aman dari segala bentuk kekerasan, sehingga berita atau informasi yang disampaiakn harus bisa memberikan kesejukan dan kedamaian serta menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial," ungkap Yustinus.

Tentang Penerangan Kodam

Penerangan Kodam

Baca Juga

KOLONEL I MADE : PEMUDA SIMBOL KEKUATAN BANGSA

Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Provinsi Sulsel mengandeng Kodam XIV/Hasanuddin, dalam kegiatan pelatihan pengembangan …

.