Minggu , 18 November 2018
Beranda / Kegiatan / BEDAH BUKU ANREGURUTTA SANUSI BACO DIHADAPAN PERWIRA KODAM

BEDAH BUKU ANREGURUTTA SANUSI BACO DIHADAPAN PERWIRA KODAM

 Untuk memahami substansi dan pesan-pesan penulisnya, sebuah buku dari Anregurutta Sanusi Baco yang berjudul " Dinamika Dakwah dalam Apresiasi Lintas Tokoh" dibedah oleh para perwira Kodam Hasanuddin, perwira Polri, tokoh agama, akademisi, birokrat serta kelompok cendekia lainnya, bertempat di Baruga Hasanuddin Jl. Sungai Tangka Makassar. (11/6/18).

 Buku yang terdiri 292 halaman tersebut, banyak mengulas catatan sejarah tentang proses perjalanan kehidupan seorang ulama. Begitu pula bagaimana peran yang dilakukan pada dalam pembinaan umat yang menginspirasi dan menjadi hal yang patut diguguh dan ditiru.

 Anreguruta Dr. Hc. Sanusi Baco, LC. yang juga Ketua MUI Susel, merupakan tokoh agama yang dihormati, sekaligus selalu menjadi narasumber berita yang sempurna. Pendapatnya menjadi salah satu rujukan tidak hanya bagi umat tapi juga bagi ulama lainnya.

 Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB, mengapresiasi buku tersebut. " buku ini selain berdimensi religius juga berdimensi ilmu pengetahuan" kata Pangdam.

 Tambah Mayjen Agus " Buku ini dapat digunakan sebagai wahana komunikasi mengrefleksikan pengalaman beliau, dalam memberikan dakwah kepada umat, khususnya tentang menjaga keutuhan NKRI. Saya berharap buku ini dapat dibaca dan dipahami serta menjadi referensi segenap masyarakat, sehingga memotivasi tekad semangat pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia".

 Pangdam juga merasa senang, mengingat kegiatan ini menjadi sebuah berkah dibulan ramadan karena para tokoh lintas agama dapat bersilaturahmi di Baruga Hasanuddin.

 Dalam bedah buku yang telah mendapat apresiasi dari tokoh nasional sekelas Presiden Jokowi itu, dihadiri juga Waka Polda Sulsel, Walikota Makassar, Ketua Uskup Agung Makassar, para Rektor dan guru besar berbagai perguruan tinggi di Makassar.

 Pada kesempatan itu, diadakan pula acara Launching Wakaf Al quran MUI Sulsel, yaitu suatu gerakan yang merupakan suatu solusi untuk melaksanakan agama secara damai. Gerakan ini juga bertujuan dalam setiap satu rumah satu mushaf Al quran. Khususnya dalam lingkup Kodam Hasanuddin, setiap prajurit diwajibkan memiliki minimal satu Al quran.

Tentang Penerangan Kodam

Penerangan Kodam

Baca Juga

LIMA PEJABAT TERAS KODAM HASANUDDIN KEMBALI BERGESER

“Pergantian pimpinan suatu organisasi, merupakan kebutuhan bahkan menjadi tuntutan, guna mewujudkan organisasi yang berbasis pengetahuan …

.